Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO)

Sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) atau Tatacara Budidaya Kelapa Sawit Berkelanjutan adalah rangkaian kegiatan penilaian kesesuaian terhadap Usaha Perkebunan Kelapa Sawit yang berkaitan dengan pemberian jaminan tertulis bahwa produk dan/atau tata kelola Perkebunan Kelapa Sawit telah memenuhi prinsip dan kriteria ISPO.

Pembangunan Perkebunan kelapa sawit berkelanjutan atau Sustainable Palm Oil merupakan kewajiban yang diterapkan oleh pemerintah Indonesia dalam upaya memelihara lingkungan, meningkatkan kegiatan ekonomi, sosial dan penegakan peraturan perundangan Indonesia di bidang perkelapa sawitan. Penerapan kewajiban kebun sawit yang berkelanjutan ini diinisiasi sejak peluncuran Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (Indonesian Sustainable Palm Oil/ISPO) di Medan pada Maret tahun 2011. Dalam perkembangannya, terutama sejak peluncuran ISPO tersebut dan terbitnya berbagai peraturan terkait dengan keberlanjutan pembangunan Perkebunan, serta terbitnya Undang – Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan yang harus diadopsi oleh persyaratan ISPO, permintaan pasar terhadap minyak yang ber sertifikat ISPO yang mulai bermunculan, mengharuskan perlunya persyaratan ISPO untuk direvisi. Penyempurnaan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 11/Permentan/OT.140/3/2015 tentang Pedoman Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (Indonesian Sustainable Palm Oil/ISPO). Seiring berjalannya waktu, dipandang bahwa peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai Sistem Sertifikasi Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia sudah tidak sesuai dengan perkembangan internasional dan kebutuhan hukum sehingga perlu diganti dan diatur kembali dalam Peraturan Presiden. Atas dasar tersebut maka terbit Keputusan Presiden No. 44 tahun 2020 tanggal 13 Maret 2020 tentang sistem sertifikasi perkebunan kelapa sawit berkelanjutan Indonesia dan diikuti terbitnya Peraturan Menteri Pertanian No. 38 tahun 2020 tanggal 16 November 2020 tentang penyelenggaraan sistem sertifikasi perkebunan kelapa sawit berkelanjutan Indonesia.

Terjadi perubahan yang signifikan pada Permentan No. 38 tahun 2020 ini. Jika pada Permentan sebelumnya memiliki 7 lampiran namun pada permentan yang baru ini hanya memiliki 2 lampiran, yaitu: 1) Prinsip dan kriteria perkebunan kelapa sawit berkelanjutan Indonesia untuk perusahaan perkebunan yang melakukan usaha budidaya perkebunan dan terintegrasi dengan usaha industri pengolahan hasil perkebunan (I), perusahaan perkebunan yang melakukan usaha budidaya perkebunan (B) dan perusahaan perkebunan yang melakukan usaha industri pengolahan hasil perkebunan (P) dan 2) Prinsip dan kriteria perkebunan kelapa sawit berkelanjutan Indonesia untuk pekebun.  Permentan 38 tahun 2020 memiliki 7 prinsip, 30 kriteria, 13 sub kriteria dan 174 indikator. Adapun ketujuh prinsip adalah sebagai berikut:

1)     Kepatuhan legalitas usaha perkebunan

2)     Penerapan praktek perkebunan yang baik

3)     Pengelolaan lingkungan hidup, SDA dan keanekaragaman hayati.

4)     Tanggung jawab terhadap ketenagakerjaan

5)     Tanggung jawab sosial & pemberdayaan ekonomi masyarakat

6)     Penerapan transparansi

7)     Peningkatan usaha secara berkelanjutan.

Teenera Consulting & Academy melalui PT. Agro Teenera Prima merupakan salah satu perusahaan konsultan yang telah memperoleh pengakuan sebagai Lembaga Konsultan ISPO berdasarkan SK Direktorat General Perkebunan No. No. 46/Kpts/OT.050/2/2016 tanggal 04 Pebruari 2016. Selain itu, PT. Agro Teenera Prima telah memperoleh pengakuan sebagai Lembaga Penyelenggara Pelatihan ISPO berdasarkan SK Direktorat General Perkebunan No. 16/Kpts/KB.020/1/2020 tanggal 03 Januari 2020.  

Selama berkiprah sebagai konsultan dan pelatihan, kami telah membantu banyak perkebunan dan pabrik kelapa sawit dalam pendampingan penerapan standar ISPO.  Seluruh tenaga konsultan kami telah memperoleh pelatihan Lead Auditor ISPO yang diselenggarakan oleh Komisi ISPO.  Selain itu, dalam mendukung penerapan standar ISPO,  tim konsultan dan pengajar telah dibekali dengan berbagai pelatihan seperti Teknik Menyusun SOP, Teknik Audit berdasarkan ISO 19011, Perhitungan Gas Rumah Kaca dan Dinamika Kelompok.

Berdasarkan pengakuan dan kompetensi yang dimiliki, kami akan memberikan layanan terbaik kepada industri dan petani kelapa sawit.